Verifikasi PayPal Mudah dengan VCN BNI Debit Online

Image and video hosting by TinyPic
 Pernah liat logo perusahaan yang ada di dalam banner? Kayanya itu salah satu logo yang populer, apalagi buat orang-orang yang demen belanja online kaya saya. Eh, tunggu, ada yang belum pernah liat logo di atas? Wah, sayang banget. Itu mungkin berarti kalian termasuk golongan orang-orang yang pikniknya kurang jauh, wkwk.

Buat yang udah tau, yup, itu adalah logo dari PayPal. PayPal sendiri adalah perusahaan dalam jaringan yang menyediakan jasa transfer uang melalui surat elektronik, menggantikan metode lama yang masih menggunakan kertas, seperti cek dan wesel pos (sumber). Kalo kalian pernah denger orang namanya Elon Musk, nah dia adalah founder dari si PayPal ini. Dan bukan, dia bukan youtuber tenar yang hobinya ngecover lagu dangdut atau ngelakuin hal-hal ekstrim. Nah, kalo kalian gak tau Elon Musk juga, itu tandanya mungkin kalian bener-bener kurang piknik.

Anyway, sesuai judul, jadi di postingan ini saya bakal tulis dan review cara bikin plus verifikasi PayPal pake VCN BNI alias tanpa perlu ribet-ribet beli VCC. Saya pertama kali tertarik bikin PayPal waktu saya mulai suka daftar dan ikut berbagai macam program survei berbayar di internet, macem Toluna, Viewfruit, Nusa Research, YouGov,  dan berbagai situs lainnya. Gak mengharapkan dapet duit banyak dan langsung kaya sih, tapi saya merasa at least saya menghabiskan waktu untuk hal yang berguna aja gitu. Nah, rata-rata semua survey berbayar ini akan membayar kita dengan kalo nggak voucher, pasti lewat PayPal. Kalo nggak punya PayPal, gimana dong? Ya berarti kalian cuma ngumpulin poin doang di situs-situs tersebut tanpa bisa pernah dinikmati. Sama aja gak ada gunanya sih ikutan survey berbayar.

Sejak itu, saya mulai browsing-browsing mengenai cara membuat PayPal dan verifikasinya. Kebetulan banyak banget thread yang menyatakan bahwa bikin PayPal itu susah, ribet, dan rawan akunnya diblok oleh pihak PayPal. Kemudian untuk verifikasinya sendiri katanya butuh nomor kartu kredit atau kalo nggak punya kartu kredit harus terpaksa beli VCC. VCC itu adalah alat pembayaran online layaknya kartu kredit sebagai pengganti uang tunai dalam wujud virtual (tidak nyata). VCC merupakan pengganti kartu kredit namun hanya dapat digunakan oleh konsumen ketika membeli dengan barang dan jasa yang diinginkannya melalui internet, dan tidak dapat digunakan pada tempat-tempat yang biasa dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit konvensional (merchant) (sumber). Harga VCC yang dijual di internet sendiri bervariasi, mulai dari 60-100 ribuan. Jadi intinya, membuat akun PayPal adalah hal yang melelahkan dan nyaris gak mungkin dilakukan oleh seorang newbie seperti saya.

Nyali saya pun akhirnya ciut dan saya putuskan untuk nggak membuat akun PayPal dulu. Saya pikir, bikinnya nanti aja deh kalo udah punya duitnya. Kebetulan ada salah satu situs yang menyediakan jasa pembuatan akun PayPal terverifikasi dengan harga sekitar 80 ribuan. Tapi yang bikin saya ragu adalah saya harus nyerahin scan KTP saya ke orang itu. Ya gimana gak ragu lah, itu kan KTP bro. Kalo disalahgunain gimana?
Beberapa bulan kemudian, karena poin di akun-akun survey berbayar saya udah tumpeh-tumpeh, saya akhirnya memberanikan diri (re: nekat) untuk bikin akun PayPal sendiri. Sebenernya ini murni iseng-iseng belaka aja, ditolak sama pihak PayPal pun gak masalah.
Nah, buat kalian yang masih nyimak, ini dia langkah-langkah bikin akun PayPal.

 Langkah Daftar Akun Paypal, Mudah dan Gratis

Image and video hosting by TinyPic 
Pertama, klik sign up. Mana sih, tombol sign up-nya? Itu tuh, di pojok kanan atas yang saya kasih panah merah. Anyway, PayPal itu termasuk salah satu situs yang sering ganti UI jadi jangan kaget ya kalo tampilan sign up-nya kadang berbeda sama tampilan ini. Pokoknya just click the sign up button.





Image and video hosting by TinyPicKedua, pilih tipe akun yang kalian inginkan. Jadi, ada dua tipe akun di PayPal, yaitu yang Personal (kiri) dan Business (kanan). Kalo saya sih pilih yang kanan karena saya pikir saya kan mau menerima pembayaran juga dari situs survey yang saya ikuti, wkwk. Bedanya emang apaan sih? Akun personal itu untuk kamu, iya kamu, yang membutuhkan akun Paypal untuk menarik pembayaran dari aktivitas online seperti PPC (pay per click) atau hanya sekedar membuat akun Paypal untuk berbelanja online. Akun business itu untuk keperluan bisnis online Anda (bisnis online berbeda dengan PPC dan sejenisnya ya!) yang dimana Anda lebih sering melakukan transaksi dengan Paypal atau kartu kredit (sumber).

Image and video hosting by TinyPic
Ketiga, masukkan alamat email kalian. Pastikan alamat email kalian aktif ya karena nanti pihak PayPal akan mengirimkan email verifikasi ke alamat email kalian.










Image and video hosting by TinyPic 
Keempat, masukkan data diri kalian. Pastikan data diri kalian juga valid ya karena khawatir suatu saat terjadi masalah dengan akun kalian dan kalian diminta memasukkan data diri, kan bisa berabe kalo data dirinya yang terdaftar ternyata bohongan alias palsu. Jangan lupa juga centang persetujuan kesepakatan pengguna dan kebijakan verifikasi Paypal. Kalo udah, klik 'setuju dan buat rekening'.





And voila, you now have been listed as PayPal user! Yay, congrats!

Mudah banget kan caranya? Nah, waktu saya baru berhasil daftar dan belum verifikasi, saya pikir sumber di internet itu kayanya lebay banget ya. Orang daftarnya gampang banget, kok! Gak sampe sejam juga jadi, kecuali kalo kalian di tengah-tengah pendaftaran boker dulu, itu sih lain lagi ceritanya. Intinya, kalo kalian masukkin semua data kalian dengan valid dan punya koneksi internet yang bagus, saya rasa kalian pasti berhasil kok melakukan pendaftaran di PayPal. Ini hampir sama gampangnya lah kaya daftar di akun medsos. Pokoknya mudah banget.

Nah, sekarang tiba waktunya buat cara-cara verifikasi PayPal pake VCN BNI. Okeh, buat yang belum tau apa itu VCN, jadi VCN itu adalah pengganti nomor asli Kartu BNI Debit yang berlogo MasterCard (sumber). Waktu saya pertama jadi pengguna VCN, buat dapetin VCN itu kita mesti lewat SMS Banking. Ini sebenernya buang-buang pulsa banget sih, apalagi kalo nomor VCN yang di-request ternyata nggak bisa dipake/invalid. Jadi harus request berkali-kali lewat SMS Banking dan ujung-ujungnya adalah buang-buang pulsa. Nah, seiring perkembangan zaman, akhirnya sekarang VCN bisa di-request pula melalui BNI Mobile Banking. Wah, canggih ya! Ini bener-bener memudahkan bagi orang-orang yang sering banget pake fitur debit online ini.

Kalo kalian mau verifikasi PayPal pake VCN, berarti pertama-tama kalian harus request VCN dulu ke BNI. Cara request VCN lewat BNI Mobile Banking itu pertama-tama, login ke akun BNI Mobile Banking kalian. Terus klik menu ‘Produk & Jasa Lainnya’ --> ‘BNI Debit Online (VCN)’. Nah, abis itu kalian bisa pilih mau mendebet dari nomor rekening yang mana. Setelah itu, tinggal masukkin nominal VCN-nya. Saya masukkin 30000 karena kira-kira segitu nominal yang nantinya akan terpotong. Lalu, abis itu masukkin password transaksi kalian. Dan, voila! Sekarang kalian punya VCN yang aktif dan siap digunakan.
Tapi dalam menggunakan VCN ini, ingatlah bahwa VCN ini hanya nomor sementara dan masa aktif nomornya cuma sejam saja, jadi gak bisa dipake lama-lama. Kalo misalnya kalian request VCN kemarin malem dan mau pake VCN besok paginya, kemungkinan besar VCN yang kalian request udah gak berlaku lagi. Jadi, kalo mau verifikasi PayPal pake VCN, usahakan nomor VCN yang mau digunakan itu yang masih fresh. Karena sekarang kalian udah punya VCN, maka sekarang saatnya kita masuk ke cara-cara verifikasi PayPal pake VCN BNI.

Langkah Verifikasi PayPal Mudah dengan VCN BNI Debit Online


Image and video hosting by TinyPic

Pertama, klik 'add a bank account or card'. Yang mana sih? Itu tuh, di pojok kiri bawah yang dilingkari warna merah. Kalo kalian punya penglihatan normal, seharusnya sih keliatan dengan mudah.







Image and video hosting by TinyPic

Kedua, pilih 'link a card'. Itu tuh, yang saya kasih persegi warna merah.










Image and video hosting by TinyPic


Ketiga, masukkan VCN dari BNI Debit Online yang udah kalian dapatkan. Pastikan pilih tipe kartu Mastercard, ya. VCN bisa dimasukkan di bagian 'card number', lalu jangan lupa masukkan masa berlaku kartu juga. Biasanya itu bentuknya MM/YY. Terakhir, masukkan nomor VCC di bagian 'CSC'. Setelah itu, jangan lupa klik 'Save'.







Image and video hosting by TinyPic

Keempat, pilih menu 'Wallet' untuk konfirmasi kartu kredit kamu. Pilih nomor kartu kredit yang kamu baru masukkan. Kalo saya, itu tuh yang saya tunjuk pake panah merah.







Image and video hosting by TinyPic

Kelima, pilih 'confirm credit card'.









Image and video hosting by TinyPic



Keenam, pilih 'OK'. Pastikan kalian udah baca tuh ya tulisannya apaan biar ngerti. Nanti setelah kalian klik 'OK', pihak PayPal akan mendebet sejumlah dana (US$ 1.95) dari rekening bank kalian untuk tujuan verifikasi. Tenang, nanti duitnya di-refund kok.



Image and video hosting by TinyPic 

Ketujuh, masukkan kode yang dikirim oleh pihak PayPal saat mereka mendebit uang dari rekening kita. Jadi, waktu mendebit uang, pihak PayPal akan menuliskan catatan atau keterengan dengan format PP*1234CODE. Nah, yang harus kalian masukkan itu si angka 1234-nya. Gimana cara ngecek kodenya? Beberapa sumber di internet sih bilang tinggal telepon CS BNI dan sebutin aja kalo kita mau verifikasi PayPal. Tapi, ternyata itu cuma berlaku buat orang yang udah terdaftar di layanan Phone Banking BNI. Nah, buat yang belum punya Phone Banking BNI, kalian pasti diminta daftar layanan Phone Banking sama CS BNI supaya mereka bisa ngecek daftar transaksi di rekening kita. Jalan pintas adalah kalian bisa cek mutasi rekening lewat BNI Mobile Banking atau Internet Banking. Nanti di sana akan keliatan keterangan transaksi dan bisa keliatan juga kok kodenya. Jadi, gak perlu ribet-ribet telepon CS BNI.

Image and video hosting by TinyPic




And, voila, sekarang kamu udah berhasil memverifikasi akun PayPal kamu!









Nah, mudah banget kan caranya bikin akun PayPal dan langsung verifikasi? Buat yang masih penasaran apakah dana US$1.95 yang dibebankan PayPal ke akun kita bisa balik, saya juga belum coba sih tapi biasanya kalo mengalami refund akibat transaksi pake VCN ditolak, saya langsung hubungi CS BNI aja. Berhubung saya biasanya menghubungi CS BNI via email, biasanya saya langsung jelasin ada kendala apa beserta bukti-buktinya, bikin surat pernyataan, terus jangan lupa lampirkan scan KTP, kartu debit, dan buku tabungan. Berhubung saya gak punya buku tabungan karena daftar sebagai anggota BNI Taplus Muda, maka saya sering ikut melampirkan halaman depan E-Statement saya. Nah, biasanya nanti CS BNI akan me-reply dalam jangka waktu 3-7 hari kerja, jadi sabar aja. CS e-mail BNI emang kayanya agak sedikit lambat dalam menangani keluhan pelanggan, padahal paling praktis karena gak harus pergi ke cabang. Kalo pengaduan/keluhan kalian diterima, nanti biasanya dana yang di-refund ke nomor VCN kalian akan ditransfer kembali ke nomor rekening debit kalian dalam waktu sekitar 2-14 hari, tapi kalo saya sih biasanya cuma tiga hari aja langsung selesai masalahnya.


Anyway, that’s it from me. Buat yang masih mau tanya-tanya, atau ada yang bingung, feel free to comment!

Komentar